Tuesday, May 11, 2010

Obat Penyakit kencing manis (diabetes melitus )

banyak diidap orang Indonesia. Seorang penderita diabetes melitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet, dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres.

Banyak memang obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun sering harganya mahal karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Bagaimana mau menjauhi stres jika untuk membeli obat yang harganya selangit saja susah.

Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah. Di pasar-pasar tradisional yang becek ketika hujan dan penuh debu saat musim kemarau, "obat" ini sangat mudah didapatkan di supermarket-supermarket pun ada, tapi kalau mau lebih murah memang lebih baik memilih di pasar tradisional. Kalau malas bepergian, kita cukup menunggu tukang sayur yang lewat depan rumah.

Lalu "obat" apa yang murah meriah itu? Buncis. Ya, tepat. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes melitus. Hal tersebut terungkap dalam disertasi Yayuk Andayani, yang telah mempresentasikan penelitiannya berjudul "Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis pada Tikus Diabetes dan Identifikasi Komponen Aktif" untuk memperoleh gelar doktor di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, beberapa waktu lalu.

Dalam penelitiannya, Yayuk menggunakan tikus putih sebagai binatang percobaan. Tikus putih berusia tiga bulan itu oleh Yayuk diberi perlakuan induksi diabetes. Artinya, "dengan sengaja" si tikus putih dibuat mengidap diabetes melitus. Sebelum diinjeksi dengan diabetes, tikus tersebut telah diberi ekstrak buncis. Ternyata dalam waktu 30 menit setelah "dengan sengaja" dibuat menderita diabetes, tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal, tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik (di bawah kadar gula normal-red.).

Timbul pertanyaan, apa sih "kesaktian" buncis sehingga hanya dalam waktu setengah jam bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal.
Berdasar analisis Yayuk, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan B-sitosterol dan stigmasterol. Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin.
Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang mengalami diabetes melitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali.
Ternyata dua zat tadi mampu merangsang pankreas untuk meningkatkan produksi insulinnya. Selain dua zat tadi, Yayuk memperoleh data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81 persen, lemak 0,28 persen, protein 1,77 persen, serat kasar 2,07 persen, dan kadar abu 0,32 persen.

Bagi dunia kedokteran dan farmasi, penemuan Yayuk ini tentu bisa dijadikan referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis. Tentunya banyak keuntungan yang diperoleh, terutama bagi masyarakat, karena obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia.
Bagi masyarakat, terobosan Yayuk itu bisa melegakan hati banyak orang pengidap diabetes melitus, khususnya mereka dari kalangan tidak mampu.
Cukup membeli sayur buncis dan memakannya secara teratur, kadar gula dalam darah bisa turun. Pengolahannya pun tidak sembarangan. Manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Kalau dimasak dalam bentuk oseng-oseng, dengan tambahan daging, tentunya sama saja.

Berbahagialah mereka yang kerap makan lalapan buncis. Ternyata selain manis,buncis juga bisa mencegah dan menghilangkan penyakit kencing manis.

Monday, May 10, 2010

Kiat Turunkan Berat Badan

Berikut 5 tips ringan menurunkan berat badan :

1. Tujuan.
Mulailah dengan menyiapkan tujuan yang realistis untuk menurunkan berat badan. Jika lemak yang harus Anda buang cukup banyak, mulailah dengan menurunkan berat badan tiga kilogram terlebih dulu. Santai saja, dan lanjutkan dengan menurunkannya tiga kilogram lagi.

2. Olahraga.
Memulai memang agak sulit, tapi kapan lagi berat badan akan turun jika tak segera dimulai. Berolahragalah teratur, dan jangan pernah berhenti. Jangan malu mengenakan pakaian olahraga dengan bentuk badan Anda.

3. Luar ruang.
Rutinlah berolahraga di luar ruangan, mungkin di sekitar rumah atau taman, dan gunakan tangga jika Anda masuk ke kantor untuk sekedar berolahraga.

4. Makan.
Atur pola makan Anda. Santap makanan dengan lemak rendah, kaya serat, seperti salad.

5. Obat.
Jangan langsung percaya dengan obat penurun berat badan.
Sebab, lemak perlu dibakar dengan berolahraga dan makan-makanan yang sehat. Makanlah sedikit saja agar lemak dan kalori mudah terbakar.

Tips Supaya Ramping

Melewatkan Lemak Baik
Tanpa lemak sama sekali berarti hanya mengandalkan kalori dari karbohidrat ( gula dan sumber makanan pokok lainnya). Ini cara diet yang keliru. Karena di dalam tubuh, bila dikonsumsi berlebihan, kedua sumber makanan itu akan diolah menjadi lemak. Lagi pula mengurangi lemak secara drastis bisa menimbulkan risiko kanker, dan tidak akan membantu anda meraih penurunan berat badan permanen. Soalnya tanpa kehadiran lemak dalam makanan, membuat anda mudah lapar. Sehingga anda akan memasukkan sumber karbohidrat lebih banyak.

Lemak tetap dibutuhkan, dan kecukupan akan terpancar pada kondisi kulit, mata, dan rambut anda. Yang perlu dihindari adalah lemak dari makanan olahan yang kadang juga mengandung gula, seperti eskrim, makanan Yang di goreng dan daging steak. Anda masih membutuhkan lemak baik, misalnya dari ikan laut (tuna, salmon, sardin) buah (avokad), dan kacang-kacangan.

Selain minyak esensial dan asam lemak omega-3 yang bersifat anti radang dan melancarkan pencernaan, sumber lemak dari makanan yang disebut tadi juga menjaga berat badan optimal. Lemak dalam kadar cukup juga dibutuhkan untuk keseimbangan tubuh. Minyak dari ikan dan buah-buahan akan membantu merangsang pembakaran lemak, yaitu berarti membantu proses penurunan berat badan.

Kurang Cukup Protein
Kurang mengkonsumsi protein, sehingga menjadi terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Banyak orang yang suka makanan yang bersumber karbohidrat yang diproses, seperti roti, pasta, makanan kaleng, dan sebagainya. Sebaiknya, setiap kali anda makan harus cukup protein. Jika anda menghindari daging, pilih protein nabati, seperti tempe, tahu, polong-polongan, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Gemar Cabai
Kabar baik bagi penggemar makanan pedas dan berbumbu. Menurut ahli gizi, cabai dan bumbu dapat meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh sesaat yang membantu proses pembakaran lemak, tanpa anda lakukan apapun. Masih ada bonusnya : makanan kaya bumbu dan rempah bersifat melezatkan makanan sehingga anda lebih cepat terpuaskan ketimbang makan makanan yang hambar tak berbumbu. Artinya, anda sudah merasa cukup dengan jumlah yang sedikit.

Alternatif yang juga memicu penurunan berat badan adalah rumput laut, seperti nori dan arame. Keduanya kaya mineral yodium yang akan membantu menambah kecepatan metabolisme basal ( pembakaran energi pada saat tubuh sedang istirahat).

Trik Jamuan Lezat
Memang sayang melewatkan makanan lezat, kecuali anda tahu triknya. Mulailah dengan makan salad. Serat dalam sayuran dan buah akan memberi rasa kenyang, sehingga anda dapat berhemat pemasukan dari makanan utama yang biasanya berkalori tinggi. Bila anda bisa menikmati satu porsi salad, biasanya anda tidak akan sanggup lagi makan lebih banyak.

Cara Sederhana Turunkan Berat Badan

Pusing karena berat badan tak kunjung turun padahal sudah heboh berolahraga dan diet mati-matian? Cobalah cara sederhana menurunkan berat badan ini.

1. Nikmati setiap gigitan
Letakkan sendok dan garpu saat mengunyah dan rasakan sensasi rasa makanan. Jangan terburun-buru karena tidak memberi waktu pada otak untuk mengenali penuh-tidaknya perut. Sediakan waktu, Anda akan merasa lebih kenyang dan meringankan kerja pencernaan.

2. Tak perlu sarapan besar
Semakin banyak porsi, semakin besaar keinginan untuk makan. Sarapan secukupnya lalu diikuti makan snack pada pukul 10.00. Lebih baik makan 5 porsi kecil sehari daripada tiga kali sehari, tetapi dalam porsi besar.

3. Jangan pantang makanan kesukaan
Tetap menyantap makanan kesukaan, tetapi sedikit saja sehingga Anda tak perlu merasa bersalah. Ini juga akan mengakhiri rasa penasaran karena memantang makanan kesukaan.

4. Pilih snack sehat
Saat keinginan makan muncul dengan amat sangat, pilih makanan sehat seperti jus buah, yoghurt buah, atau potongan buah segar. Selain lebih sehat, makanan kecil ini juga lebih enak dan cepat membuat perut kenyang.

5. Gunakan piring kecil
Piring kecil akan menggiring Anda mengambil sedikit makanan. Semakin sedikit makan, semakin kecil keinginan makan karena perut akan mengerut dan cepat kenyang.

6. Potong kecil-kecil
Makan potongan itu satu per satu. Letakkan sendok dan garpu saat mengunyah dan baru ambil dengan sendok ketika sudah ditelan. Jangan mengambil makanan jika belum usai mengunyah dan siap untuk memotong makanan berikutnya. Ini akan melatih Anda untuk makan secara perlahan.

7. Usir lapar dalam 20 menit
Otak butuh waktu 20 menit untuk menerima tanda lapar. Ambil separuh porsi dari yang biasa Anda makan. Santap secara perlahan selama lebih daru 20 menit. Anda akan cepat merasaa kenyang. Ini sama seperti ketika Anda makan, ada telepon. Saat kembali ke meja makan, selera Anda telah hilang.

DEMAM BERDARAH

Adalah demam disertai perdarahan bawah kulit selaput hidung dan lambung disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

Tanda-tanda demam berdarah :

1. Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari
2. Tampak bintik-bintik merah pada kulit
3. Kadang-kadang terjadi pendarahan di hidung (mimisan)
4. Mungkin terjadi muntah atau berak darah
5. Sering terasa nyeri di ulu hati
6. Bila sudah parah, penderita gelisah. Tangan dan kakinya dingin dan berkeringat. dalam beberapa hari saja keadaan penderita dapat menjadi parah, dan dapat menyebabkan kematian.

Tindakan yang harus dilakukan bila ada penderita demam berdarah :

1. Pertolongan pertama yang penting memberi minum sebanyak mungkin
2. Kompres dengan air es
3. Beri obat turun panas
4. Selanjutnya penderita segera dibawa ke dokter/Puskesmas yang terdekat untuk diperiksa. Bila diduga terserang Demam Berdarah akan dikirim ke Rumah Sakit untuk dirawat.
5. Lapor segera ke Puskesmas / Sudin Kesehatan setempat dengan membawa surat dari Rumah Sakit

Selanjutnya akan dilakukan tindakan penanggulangan di daerah rumah penderita dan sekitarnya, tanpa dipungut bayaran.

Cara penularan demam berdarah :
Anak yang sakit demam berdarah di dalam darahnya mengandung virus. Bila anak ini digigit nyamuk Aedes Aegypti maka bibit penyakit ikut terhisap masuk ke dalam tubuh nyamuk. Dan bila nyamuk tersebut menggigit anak lain (anak sehat), maka anak itu akan dapat ketularan penyakit ini.

Ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit demam berdarah (nyamuk Aedes aegypti) :

• Badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih
• Hidup di dalam dan di sekitar rumah
• Menggigit/menghisap darah pada siang hari
• Senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar
• Bersarang dan bertelur di genangan air jernih di dalam dan di sekitar rumah bukan di got/comberan
• Di dalam rumah: bak mandi, tampayan, vas bungan, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain.

Di luar rumah: drum, tangki penampungan air, kaleng bekas, ban bekas, botol pecah, potongan bambu, tempurung kelapa, dan lain-lain.

Cara pencegahan penyakit demam berdarah :
Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypi) dengan cara melakukan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk) Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat, dengan cara sebagai berikut :

1. Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi / WC, drum, dan lain-lain) sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas kembang, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain sekurang-kurangnya seminggu sekali
2. Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tampayan, drum, dan lain-lain agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu
3. Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah lainnya
4. Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen
5. Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap disitu
6. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk ABATE ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali

Takaran penggunaan bubuk ABATE adalah sebagai berikut: Untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk ABATE.

Contoh:
Untuk 10 liter air, ABATE yang diperlukan = (100/10) x 1 gram = 10 gram ABATE
Untuk menakar ABATE digunakan sendok makan. Satu sendok makan peres berisi 10 gram ABATE.

Bila memerlukan ABATE kurang dari 10 gram, maka dapat dilakukan sebagai berikut :

• Ambil 1 sendok makan peres ABATE dan tuangkan pada selembar kertas
• Lalu bagilah ABATE menjadi 2, 3, atau 4 bagian sesuai dengan takaran yang dibutuhkan

Setelah dibubuhkan ABATE maka :

1. Selama 3 bulan bubuk ABATE dalam air tersebut mampu membunuh jentik Aedes Aegypti
2. Selama 3 bulan bila tempat penampungan air tersebut akan dibersihkan/diganti airnya, hendaknya jangan menyikat bagian dalam dinding tempat penampungan air tersebut Air yang telah dibubuhi ABATE dengan takaran yang benar, tidak membahayakan dan tetap aman bila air tersebut diminum


WASPADAI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
Oleh : Human Resouces – Safety, Health & Environment

Penyakit demam berdarah dengue merupakan masalah kesehatan di Indonesia, hal ini tampak dari kenyataan yang ada dibawah. Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai resiko untuk terjangkit penyakit demam berdarah dengue, sebab baik virus penyebab maupun nyamuk penularnya sudah tersebar luas di perumahan penduduk maupun fasilitas umum diseluruh Indonesia. Laporan yang ada sampai saat ini penyakit demam berdarah dengue sudah menjadi masalah yang endemis pada 122 daerah tingkat II, 605 daerah kecamatan dan 1800 desa/kelurahan di Indonesia. Sehingga tidaklah aneh apabila kita sering kali membaca di media cetak tentang adanya berita berjangkitnya penyakit demam berdarah dengue di berbagai wilayah Indonesia hampir di sepanjang waktu dalam satu tahun. Walaupun angka kesakitan penyakit ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun, sebaliknya angka kematian cenderung menurun, dimana pada akhir tahun 60-an/awal tahun 70-an sebesar 41,3% menjadi berkisar antara 3-5% pada saat sekarang.

Hal-hal yang mempengaruhi tingkat penurunan dari angka kematian ini adalah semakin dininya penderita mendapat penanganan oleh aparat-aparat kesehatan yang ada di daerah-daerah.

Dalam tulisan singkat ini akan saya bahas perihal penyakit demam berdarah dengue, apa dan bagaimana terjadinya pada manusia, kemudian bagaimana penampilan klinisnya, serta hal-hal yang patut diketahui oleh bapak-bapak/ibu-ibu/awam didalam mengantisipasinya.

APA ITU PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DAN BAGAIMANA TERJADINYA PENYAKIT INI PADA MANUSIA.

Sebelum kita bahas penyakit demam berdarah dengue, perlu saya jelaskan terlebih dahulu bahwa penyakit demam berdarah dengue adalah salah satu bentuk klinis dari penyakit akibat infeksi dengan virus dengue pada manusia. Sedangkan manifestasi klinis dari infeksi virus dengue dapat berupa demam dengue dan demam berdarah dengue.



Untuk menjawab pertanyaan diatas, akan saya bahas melalui tiga urutan sebagai berikut :

1. Virus Dengue
Termasuk famili Flaviviridae, yang berukuran kecil sekali yaitu 35-45 nm. Virus ini dapat tetap hidup (survive) dialam ini melalui dua mekanisme:
Mekanisme pertama, tranmisi vertikal dalam tubuh nyamuk. Dimana virus dapat ditularkan oleh nyamuk betina pada telurnya, yang nantinya akan menjadi nyamuk. Virus juga dapat ditularkan dari nyamuk jantan pada nyamuk betina melalui kontak seksual.
Mekanisme kedua, tranmisi virus dari nyamuk ke dalam tubuh makhluk Vertebrata dan sebaliknya. Yang dimaksud dengan makhluk vertebrata disini adalah manusia dan kelompok kera tertentu.

2. Virus dengue dalam tubuh nyamuk
Nyamuk mendapatkan virus ini pada saat melakukan gigitan pada manusia (makhluk vertebrata) yang pada saat itu sedang mengandung virus dengue didalam darahnya (viraemia). Virus yang sampai kedalam lambung nyamuk akan mengalami replikasi (memecah diri/kembang biak), kemudian akan migrasi yang akhirnya akan sampai di kelenjar ludah. Virus yang berada di lokasi ini setiap saat siap untuk dimasukkan ke dalam kulit tubuh manusia melalui gigitan nyamuk.

3. Virus dengue dalam tubuh manusia
Virus memasuki tubuh manusia melalui gigitan nyamuk yang menembus kulit. Setelah itu disusul oleh periode tenang selama kurang lebih 4 hari, dimana virus melakukan replikasi secara cepat dalam tubuh manusia. Apabila jumlah virus sudah cukup maka virus akan memasuki sirkulasi darah (viraemia), dan pada saat ini manusia yang terinfeksi akan mengalami gejala panas. Dengan adanya virus dengue dalam tubuh manusia, maka tubuh akan memberi reaksi. Bentuk reaksi tubuh terhadap virus ini antara manusia yang satu dengan manusia yang lain dapat berbeda, dimana perbedaan reaksi ini akan memanifestasikan perbedaan penampilan gejala klinis dan perjalanan penyakit. Pada prinsipnya, bentuk reaksi tubuh manusia terhadap keberadaan virus dengue adalah sebagai berikut :

a. Bentuk reaksi pertama
Terjadi netralisasi virus, dan disusul dengan mengendapkan bentuk netralisasi virus pada pembuluh darah kecil di kulit berupa gejala ruam (rash).

b. Bentuk reaksi kedua
Terjadi gangguan fungsi pembekuan darah sebagai akibat dari penurunan jumlah dan kualitas komponen-komponen beku darah yang menimbulkan manifestasi perdarahan.

c. Bentuk reaksi ketiga
Terjadi kebocoran pada pembuluh darah yang mengakibatkan keluarnya komponen plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah menuju ke rongga perut berupa gejala ascites dan rongga selaput paru berupa gejala efusi pleura. Apabila tubuh manusia hanya memberi reaksi bentuk 1 dan 2 saja maka orang tersebut akan menderita demam dengue, sedangkan apabila ketiga bentuk reaksi terjadi maka orang tersebut akan mengalami demam berdarah dengue.

CIRI-CIRI NYAMUK PENYEBAB PENYAKIT DEMAM BERDARAH (NYAMUK AEDES AEGYPTI)

1. Badan kecil, warna hitam dengan bintik-bintik putih
2. Hidup di dalam dan di sekitar rumah
3. Menggigit/menghisap darah pada siang hari
4. Senang hinggap pada pakaian yang bergantungan dalam kamar
5. Bersarang dan bertelur di :

• genangan air jernih di dalam dan di sekitar rumah bukan di got/comberan
• Di dalam rumah: bak mandi, tampayan, vas bungan, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain.

Di luar rumah: drum, tangki penampungan air, kaleng bekas, ban bekas, botol pecah, potongan bambu, tempurung kelapa, dan lain-lain.


PENAMPILAN KLINIS INFEKSI VIRUS DENGUE DEMAM DENGUE

Ditandai oleh gejala-gejala klinik berupa demam, nyeri pada seluruh tubuh, ruam dan perdarahan.

1. Demam
Demam yang terjadi pada infeksi virus dengue ini timbulnya mendadak, tinggi (dapat mencapai 39-40 derajat celcius) dan dapat disertai dengan menggigil. Begitu mendadaknya, sering kali dalam praktek sehari-hari kita mendengar cerita ibu bahwa pada saat melepas putranya berangkat sekolah dalam keadaan sehat walafiat, akan tetapi pada saat pulang putranya sudah mengeluh panas dan ternyata panasnya langsung tinggi. Pada saat anak mulai panas ini biasanya sudah tidak mau bermain. Demam ini hanya berlangsung untuk 5-7 hari. Pada saat demamnya berakhir, sering kali dalam bentuk turun mendadak (lysis), dan disertai dengan berkeringat banyak, dimana anak tampak agak loyo. Kadang-kadang dikenal istilah demam biphasik, yaitu demam yang berlangsung selama beberapa hari itu sempat turun ditengahnya menjadi normal kemudian naik lagi dan baru turun lagi saat penderita sembuh (gambaran kurva panas sebagai punggung unta).

2. Nyeri seluruh tubuh
Dengan timbulnya gejala panas pada penderita infeksi virus dengue maka akan segera disusul dengan timbulnya keluhan nyeri pada seluruh tubuh. Pada umumnya yang dikeluhkan adalah nyeri otot, nyeri sendi, nyeri punggung dan nyeri pada bola mata yang semakin meningkat apabila digerakkan. Karena adanya gejala nyeri ini sehingga di kalangan masyarakat awam ada istilah flu tulang. Dengan sembuhnya penderita gejala-gejala nyeri pada seluruh tubuh ini juga akan hilang.

3. Ruam
Ruam yang terjadi pada infeksi virus dengue ini dapat timbul pada saat awal panas yang berupa ~flushing~ yaitu berupa kemerahan pada daerah muka, leher, dan dada. Ruam juga dapat timbul pada hari ke-4 sakit berupa bercak-bercak merah kecil seperti bercak pada penyakit campak. Kadang-kadang ruam yang seperti campak ini hanya timbul pada daerah tangan atau kaki saja sehingga memberi bentuk spesifik seperti kaos tangan/kaki.

4. Perdarahan
Pada infeksi virus dengue apalagi pada bentuk klinis demam berdarah dengue selalu disertai dengan tanda perdarahan. Hanya saja tanda perdarahan ini tidak selalu didapat secara spontan oleh penderita, bahkan pada sebagian besar penderita tanda perdarahan ini muncul setelah dilakukan test tourniquet. Bentuk-bentuk perdarahan spontan yang dapat terjadi pada penderita demam dengue dapat berupa perdarahan kecil-kecil di kulit (petechiae), perdarahan agak besar di kulit (echimosis), perdarahan gusi, perdarahan hidung dan kadang-kadang dapat terjadi perdarahan yang masif yang dapat berakhir dengan kematian. Berkaitan dengan tanda perdarahan ini, perlu dikemukakan bahwa pada anak-anak tertentu diketahui oleh orang tuanya bahwa apabila anaknya menderita panas selalu disertai dengan perdarahan hidung (epistaksis). Dalam dunia kedokteran hal tersebut diatas dikenal sebagai habitual epistaksis, sebagai akibat kelainan yang bersifat sementara dari komponen beku darah yang disebabkan oleh segala bentuk infeksi (tidak hanya oleh virus dengue). Pada keadaan lain ada penderita anak yang apabila mengalami sakit panas kemudian minum obat-obat panas tertentu akan disusul dengan terjadinya perdarahan hidung. Untuk penderita model begini ini obat-obat panas jenis tertentu tersebut sebaiknya dihindari.


DEMAM BERDARAH DENGUE
Secara umum 4 gejala yang terjadi pada demam dengue sebagai manifestasi gejala klinis dari bentuk reaksi 1 dan 2 tubuh manusia atas keberadaan virus dengue juga didapatkan pada demam berdarah dengue. Yang membedakan demam berdarah dengue dengan demam dengue adalah adanya manifestasi gejala klinis sebagai akibat adanya bentuk reaksi 3 tubuh manusia terhadap virus dengue, yaitu berupa keluarnya plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah keluar dan masuk kedalam rongga perut dan rongga selaput paru. Fenomena ini apabila tidak segera ditanggulangi dapat mempengaruhi manifestasi gejala perdarahan menjadi sangat masif. Yang dalam praktek kedokteran sering kali membuat seorang dokter terpaksa memberikan tranfusi darah dalam jumlah yang tidak terbayangkan. Yang penting untuk ibu-ibu/awam adalah dapat mengetahui/mendeteksi kapan seorang penderita demam berdarah dengue mulai mengalami keluarnya plasma (cairan) darah dari dalam pembuluh darah. Keluarnya plasma darah ini apabila ada biasanya terjadi pada hari sakit ke-3 sampai dengan ke-6. Biasanya didahului oleh penurunan panas badan penderita, yang sering kali terjadi secara memdadak (lysis) dan diikuti oleh keadaan anak yang tampak loyo, dan pada perabaan akan didapatkan ujung-ujung tangan/kaki dingin serta nadi yang kecil dan cepat. Pengalaman dalam praktek dokter mengajarkan bahwa banyak ibu-ibu yang pada saat demikian ini, dimana suhu tubuh putranya dirasakan normal mengira kalau putranya sembuh dari sakit. Dengan akibat si ibu tidak segera membawa putranya ke fasilitas kesehatan terdekat, dan baru terkejut beberapa waktu kemudian apabila menyadari bahwa putranya semakin lemah dan loyo. Pada keadaan ini penderita sudah dalam keadaan terlambat/kurang optimal untuk diselamatkan dari penyakitnya.




HAL-HAL YANG PATUT DIKETAHUI, DIWASPADAI DALAM RANGKA MENGANTISIPASI PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE.

Pembahasan ini tidak bermaksud mendidik ibu-ibu menjadi seorang dokter, akan tetapi bertujuan untuk menjadikan ibu-ibu mengetahui kemudian mewaspadai hal-hal/gejala-gejala yang terjadi pada anak yang mungkin mengarah pada penyakit demam dengue/demam berdarah dengue. Apabila ibu-ibu mencurigai putra/putrinya menderita penyakit tersebut maka segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, untuk mendapatkan klarifikasi tentang penyakit yang diderita oleh putranya tersebut. Untuk klarifikasi ini putra/putri ibu akan menjalani pemeriksaan seperti tourniguet test atau pemeriksaan darah.

INGATLAH PENYAKIT DEMAM DENGUE/DEMAM BERDARAH DENGUE APABILA PUTRA/PUTRI IBU MENDERITA HAL-HAL SEPERTI BERIKUT :

1. Panas yang timbulnya mendadak, langsung tinggi dan disertai dengan tidak mau bermain.
2. Panas yang disertai flushing (kemerahan pada daerah muka, leher dan dada).
3. Panas yang disertai tanda-tanda perdarahan (kulit, hidung,gusi).
4. Panas yang berangsur dingin, tapi anak tampak loyo dan pada perabaan dirasakan ujung-ujung tangan/kaki dingin.

GEJALA-GEJALA DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD )

1. Mendadak panas tinggi selama 2-7 hari, tanpak lemah, suhu tubuh antara 38-40°C atau lebih.
2. Tampak bintik-bintik merah pada kulit, seperti bekas gigitan nyamuk yang disebabkan pecahnya pembuluh darah kapiler di kulit. Untuk membedakannya, kulit direnggangkan, bila bintik merah hilang berarti bukan tanda penyakit DBD.
3. Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan).
4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah.
5. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena perdarahan di lambung.
6. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat. Bila tidak segera di tolong di rumah sakit dalam 2-3 hari dapat meninggal dunia.
7. Para penderita DBD mengalami perdarahan di seluruh jaringan tubuh yang bisa tampak atau tak tampak dari luar.

PERTOLONGAN PERTAMA
1. Beri minum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak seperti air susu, teh atau air minum lainnya, dapat juga dengan oralit.
2. Berikan kompres air dingin atau es.
3. Berikan obat penurun panah misalnya parasetamol (dosis anak-anak 10-20 mg/Kg BB per hari; dewasa; 3x1 tablet/hari).
4. Harus segera dibawa ke dokter, petugas puskesmas pembantu, bidan desa, perawat pembina desa, Puskesmas atau Rumah Sakit.






CARA MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD )

1. Untuk mencegah DBD, nyamuk penularnya harus diberantas, sebab vaksin untuk mencegahnya belum ada.
2. Untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti, maka jentik-jentiknya harus diberantas atau sarang-sarangnya harus diberantas (PSN-DBD).
3. Karena tempat berkembang biaknya terdapat di rumah-rumah dan tempat-tempat umum maka setiap keluarga harus melaksanakan PSN-DBD, secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali.

CARA MELAKUKAN PEMBERSIHAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE ( PSN-DBD )

1. Bersihkan (kuras) tempat penyimpanan air (seperti : bak mandi / WC, drum, dan lain-lain) sekurang-kurangnya seminggu sekali. Gantilah air di vas kembang, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain sekurang-kurangnya seminggu sekali
2. Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tampayan, drum, dan lain-lain agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu
3. Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Potongan bamboo, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah lainnya
4. Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen
5. Lipatlah pakaian/kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap disitu
6. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk ABATE ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali

Takaran penggunaan bubuk ABATE adalah sebagai berikut: Untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk ABATE

Contoh:
Untuk 10 liter air, ABATE yang diperlukan = (100/10) x 1 gram = 10 gram ABATE
Untuk menakar ABATE digunakan sendok makan. Satu sendok makan peres berisi 10 gram ABATE.

Bila memerlukan ABATE kurang dari 10 gram, maka dapat dilakukan sebagai berikut:
~ Ambil 1 sendok makan peres ABATE dan tuangkan pada selembar kertas
~ Lalu bagilah ABATE menjadi 2, 3, atau 4 bagian sesuai dengan takaran yang dibutuhkan

Setelah dibubuhkan ABATE maka:
1. Selama 3 bulan bubuk ABATE dalam air tersebut mampu membunuh jentik Aedes Aegypti
2. Selama 3 bulan bila tempat penampungan air tersebut akan dibersihkan/diganti airnya, hendaknya jangan menyikat bagian dalam dinding tempat penampungan air tersebut
3. Air yang telah dibubuhi ABATE dengan takaran yang benar, tidak membahayakan dan tetap aman bila air tersebut diminum

KESIMPULAN DAN SARAN
Apabila bapak-bapak / ibu-ibu mendapati putra/putrinya sakit panas, hal yang penting dilakukan adalah memberikan perhatian secara sungguh-sungguh, kemudian mengamati aspek yang berkaitan dengan panasnya maupun hal-hal lain yang menyertainya. Kalau ditemui hal-hal yang mengarah ke penyakit demam dengue/demam berdarah dengue maka segeralah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk klarifikasi dan penanganannya. Jangan sampai terlambat.

Gejala Asma

Masyarakat kerap mengabaikan gejala-gejala awal pada sakit asma sehingga seringkali datang saat kondisinya sudah buruk. Padahal, penanganan asma sedini mungkin akan meningkatkan kualitas hidup dari penderita penyakit tersebut.
Demikian diungkapkan PG Konthen SpPD pada simposium bertema New Development in Asthmas: Managing the Ups and Downs of Asthma-A variable Disease, Sabtu (26/10), di Surabaya.
"Masyarakat kebanyakan tidak menyadari gejala-gejala seperti batuk ringan yang berkepanjangan, flu dan sensitif terhadap debu dan asap merupakan gejala asma. Pada umumnya mereka baru berobat saat sudah sesak napas berat," ujarnya.
Dikatakan, gejala tersebut dapat saja merupakan gejala asma yang jika tidak segera ditangani akan menyebabkan tubuh menjadi sangat peka terhadap pemicu asma. Pemicu asma di antaranya yang berasal dari makanan adalah penganan yang pedas, dingin, dan penimbul alergi. Sedangkan pemicu lainnya adalah asap, debu, dan serpihan kulit hewan peliharaan.
Ia mengatakan, secara global lebih dari 180.000 orang di dunia meninggal karena asma. Untuk Surabaya, Konthen mengatakan, diperkirakan sekitar 5 persen dari populasi menderita asma dengan berbagai tingkatan. Ini karena lingkungan dan udara yang terpolusi. Menurut dia, 90 persen asma di Surabaya akibat alergi terhadap debu dan asap rokok.
Faktor utama yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas pada asma adalah penyakit tersebut tidak terdiagnosis dan tidak ditangani secara benar. Umumnya mortilitas asma terjadi pada malam hari karena pertolongan terlambat. Penyebab lain kematian adalah karena infeksi.
Asma merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan dan perhatian jangka panjang. Pada asma kronis, kondisi jalan napas sudah tidak baik sehingga mudah terjadi infeksi. Penanganan yang dini dan benar akan memperbaiki kualitas hidup pasien.
Pada kesempatan yang sama, Adji Widjaja SpP (K) mengatakan, pengobatan bagi penderita asma saat ini lebih kepada penanganan jangka panjang dengan menggunakan obat-obatan yang aman dan efektif. "Asma memerlukan terapi jangka panjang. Jika pengobatan hanya parsial, tidak akan tuntas. Kalau masih ada infeksi pada saluran napas, maka akan memungkinkan kekambuhan," ujarnya.
Untuk pengobatan, selain dengan pengobatan oral, dapat pula dengan inhalasi. Namun, pengobatan yang terbaik adalah dengan inhalasi karena khasiatnya lebih cepat dan tidak banyak efek samping. Saat ini sudah tersedia obat yang berfungsi ganda, yaitu tidak sekadar mengatasi penyempitan saluran napas, tetapi juga mengobati pembengkakan pada saluran tersebut.

Obat-obat Asma

UPAYA Anda memahami obat-obat asma adalah hal penting. Penyakit asma merupakan penyakit kronis. Seperti pengalaman Anda dan anak Anda yang kecil, serangan asma datang berulang kali. Serangan itu mungkin terjadi pada siang hari tetapi acapkali justru malam hari.
Penderita asma sebaiknya memahami langkah-langkah yang harus dilakukan menghadapi serangan asma. Tidak jarang terjadi penderita pada saat serangan panik dan membuang-buang waktu, sehingga terlambat mendapat pengobatan.
Asma merupakan penyakit radang kronik. Karena itu pengobatan asma dapat dibagi dalam obat yang menghentikan proses radang serta obat-obat yang melebarkan pipa saluran napas. Proses radang kronik bila terus berjalan akan menyebabkan kepekatan saluran napas meningkat. Bila terjadi terus-menerus dalam waktu lama dapat menimbulkan perubahan-perubahan pada pipa saluran napas.
Jadi obat utama untuk pengobatan asma adalah obat antiradang (antiinflamasi). Dari obat-obat yang tersedia di rumah Anda yang termasuk obat antiinflamasi adalah Pulmicort inhaler dan tablet Medrol. Kedua obat ini tergolong steroid yang mempunyai aktivitas antiinflamasi.

Pulmicort inhaler merupakan steroid yang bekerja lokal di saluran napas sehingga dalam dosis biasa tidak masuk dalam sirkulasi darah. Dengan demikian dapat dihindari efek samping steroid yang mungkin timbul pada penggunaan steroid jangka panjang seperti hipertensi, peningkatan gula darah, jerawat, katarak, dan pengroposan tulang.
Tablet Medrol merupakan steroid sistemik yang amat bermanfaat sebagai obat antiinflamasi tetapi penggunaan steroid sistemik ini sedapat mungkin tidak diberikan dalam waktu yang lama. Kelebihan steroid sistemik dibandingkan dengan steroid inhaler (lokal) adalah masa mula kerjanya cepat. Biasanya untuk pengobatan antiinflamasi jangka panjang digunakan steroid inhaler sedangkan bila ada serangan asma digunakan steroid sistemik.
Pengobatan lain pada asma adalah pengobatan untuk melebarkan pipa saluran napas (bronkodilator) yang menyempit pada serangan asma. Obat Anda yang termasuk golongan bronkodilator adalah Berotec inhaler dan tablet Quibron.
Berbeda dengan steroid inhaler maka Berotec inhaler mempunyai masa kerja yang amat cepat sehingga pada serangan asma akut obat ini sudah menunjukkan manfaat setelah 5-10 menit pemakaian.

Teifast merupakan obat antihistamin generasi II yang bermanfaat untuk pilek alergik Anda. Beberapa penelitian terakhir ini menunjukkan pengobatan pilek alergik yang baik akan memberi perbaikan juga pada asma. Antihistamin generasi II disamping mempunyai efek antialergi diperkirakan juga mempunyai efek anti-inflamasi meski tidak sekuat steroid.

Sebenarnya ada obat baru asma yang bekerja sebagai antilektrin (zafirlukasi). Obat ini selain bermanfaat untuk pencegah dan pelega sesak juga dapat digunakan untuk mengurangi kebutuhan steroid.

Setelah mengenal obat-obat asma tadi maka langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan bila mengalami serangan asma adalah sebagai berikut:

1. Gunakan bronkodilator inhaler (yang ada di rumah Anda Berotec)
2. Bila belum menolong tambahkan obat bronkodilator oral (Quibron).
3. Bila tetap belum menolong gunakan steroid sistemik (Medrol).

Bila tetap belum menolong Anda harus berobat ke layanan kesehatan terdekat. Makin cepat anda mendapat pengobatan makin baik.
Sudah tentu sebaiknya Anda berobat pada dokter keluarga, tetapi janganlah menggantungkan diri pada dokter keluarga saja. Bila Anda tidak berhasil menghubungi dokter keluarga Anda berobatlah pada unit darurat layanan kesehatan terdekat. Patut Anda ketahui semakin berat serangan asma akut semakin sulit diobati. Karena itu janganlah menunda-nunda pengobatan pada serangan asma.
Anak yang menderita asma sewaktu kecil sebagian akan hilang penyakit asmanya menjelang dewasa. Meski demikian saya anjurkan anak pertama anda menghindari faktor-faktor pencetus serangan asma seperti flu, kelelahan, alergi (yang sering debu rumah).
Meski ia sudah tidak mengalami serangan asma lagi, masih mungkin saluran napas anak Anda masih peka (hipersensitif) sehingga bila terpapar faktor-faktor pencetus dikhawatirkan akan menimbulkan serangan asma. Di rumah sakit yang cukup besar dapat dilakukan pemeriksaan untuk menilai kepekaan saluran napas anak Anda.
Untuk menciptakan lingkungan rumah yang kurang berisiko untuk serangan asma, Anda perlu memahami cara mengurangi debu rumah. Untuk petunjuk lebih lengkap Anda dapat menghubungi Yayasan Asma atau Yayasan Alergi Indonesia (www.alergi co.id).
Di samping itu bila memungkinkan sebaiknya Anda juga mengikuti kegiatan senam asma yang biasanya diadakan di rumah sakit.
Jus Mangga

Khasiat jus mangga adalah sebagai obat asma, bronkhitis, sesak napas, dan influensa berat.

Bahan: 200 g mangga masak pohon, 100 g air hangat, 2 sdm jeruk nipis, 2 sdm madu. Cara membuat: semua bahan dimasukkan ke dalam blender. Terapi: minum 2 kali sehari sampai gejala penyakit hilang.